Konstruksi pasif adalah struktur kalimat di mana subjek menerima aksi daripada melakukan aksi. Dalam bahasa Indonesia, konstruksi pasif sering menggunakan kata "oleh" untuk menunjukkan pelaku. Kesalahan umum yang banyak dilakukan penulis adalah menggunakan frasa seperti "Pekerjaan selesai oleh saya" yang seharusnya dapat diungkapkan secara lebih langsung dan efektif.
Walaupun konstruksi pasif memiliki tempat tertentu dalam penulisan formal atau untuk menekankan hasil daripada pelaku, penggunaan yang berlebihan dapat membuat tulisan menjadi:
Solusi untuk kesalahan ini adalah mengubah kalimat pasif menjadi kalimat aktif yang lebih langsung dan dinamis. Sebagai ganti "Pekerjaan selesai oleh saya," gunakan "Saya menyelesaikan pekerjaan."
Konstruksi Pasif: Pekerjaan selesai oleh saya kemarin.
Konstruksi Aktif: Saya menyelesaikan pekerjaan kemarin.
Konstruksi Pasif: Laporan itu ditulis oleh tim marketing.
Konstruksi Aktif: Tim marketing menulis laporan itu.
Konstruksi Pasif: Proyek baru akan dilaksanakan oleh departemen IT.
Konstruksi Aktif: Departemen IT akan melaksanakan proyek baru.
Konstruksi Pasif: Masalah itu diidentifikasi oleh tim dukungan.
Konstruksi Aktif: Tim dukungan mengidentifikasi masalah itu.
Langkah pertama adalah mengidentifikasi siapa yang melakukan tindakan (subjek) dan apa yang dilakukan (objek). Dalam kalimat pasif "Pekerjaan selesai oleh saya", "saya" adalah subjek yang melakukan tindakan, dan "pekerjaan" adalah objek yang menerima tindakan.
Setelah mengidentifikasi subjek, letakkan subjek di awal kalimat. Jadi, "Saya" akan ditempatkan di awal kalimat.
Gunakan kata kerja aktif yang menunjukkan langsung tindakan yang dilakukan subjek. Dalam contoh kita, "selesai" dapat diubah menjadi "menyelesaikan".
Dalam kalimat aktif, kita tidak perlu kata "oleh" karena subjek sudah jelas melakukan tindakan secara langsung.
Ketika Anda mengubah kalimat pasif menjadi aktif, tulisan Anda akan menjadi:
Walaupun konstruksi aktif umumnya lebih disukai, ada situasi di mana konstruksi pasif lebih tepat digunakan:
Konstruksi Pasif: Keputusan itu dibuat oleh manajemen.
Perubahan yang Salah: Itu keputusan manajemen membuat.
Perubahan yang Benar: Manajemen membuat keputusan itu.
Konstruksi Pasif: Pesanan itu dikirim oleh perusahaan kemarin.
Perubahan yang Salah: Kemarin perusahaan mengirim pesanan itu.
Perubahan yang Benar: Perusahaan mengirim pesanan itu kemarin.
Konstruksi Pasif: Surat itu telah ditandatangani oleh direktur.
Ubah menjadi: ____________
Konstruksi Pasif: Sistem tersebut akan dikembangkan oleh tim teknis.
Ubah menjadi: ____________
Konstruksi Pasif: Masalah itu diakui oleh semua peserta rapat.
Ubah menjadi: ____________
Tujuan utama bukanlah untuk menghindari konstruksi pasif sepenuhnya, melainkan untuk menggunakan konstruksi aktif secara efektif di tempat-tempat di mana hal itu akan meningkatkan komunikasi Anda. Dalam kebanyakan kasus, konstruksi aktif memberikan dampak yang lebih kuat dan kejelasan yang lebih baik.
Sebelum (Pasif): Target penjualan bulan ini dicapai oleh tim penjualan kita melalui kampanye pemasaran yang intensif.
Sesudah (Aktif): Tim penjualan kita mencapai target penjualan bulan ini melalui kampanye pemasaran yang intensif.
Sebelum (Pasif): Implementasi sistem baru akan dilakukan oleh departemen IT dalam tiga tahap.
Sesudah (Aktif): Departemen IT akan mengimplementasikan sistem baru dalam tiga tahap.
Sebelum (Pasif): Persyaratan proyek ditinjau oleh saya dan perubahan kecil diusulkan.
Sesudah (Aktif): Saya meninjau persyaratan proyek dan mengusulkan beberapa perubahan kecil.
Mengubah konstruksi pasif seperti "Pekerjaan selesai oleh saya" menjadi bentuk aktif seperti "Saya menyelesaikan pekerjaan" adalah cara sederhana namun efektif untuk meningkatkan kualitas tulisan Anda. Dengan membuat subjek melakukan tindakan secara langsung, Anda menciptakan komunikasi yang lebih jelas, lebih singkat, dan lebih menarik bagi pembaca Anda.
Latih diri Anda untuk mengenali konstruksi pasif dan ubahlah menjadi aktif, terutama dalam situasi di mana Anda ingin menunjukkan tanggung jawab, kepemimpinan, atau keterlibatan langsung. Dengan latihan yang konsisten, penggunaan struktur kalimat aktif akan menjadi kebiasaan alami dalam penulisan Anda, meningkatkan kejelasan dan dampak pesan yang Anda sampaikan.